Sekolah Masa Kini

Inspirasi Pendidikan Indonesia

Tentang
Homeschooling HSPG

Homeschooling HSPG menerapkan pendekatan “school at home” yaitu suatu pendekatan pembelajaran yang memberikan pengalaman belajar menyenangkan, ramah dan bersifat kekeluargaan. Strategi pembelajaran ini juga memperhatikan ketercapaian kompetensi dan kualitas materi yang sama dengan kurikulum sekolah pada umumnya. Homeschooling HSPG juga menggunakan pendekatan psikologis dan akademis yang terintegrasi. Strategi ini bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan peserta didik pada aspek kognitif, soft skills dan hard skills yang berorientasi pada aspek Rekayasa dan Teknologi, Bahasa, dan keterampilan abad 21 yang dikenal dengan 4C (communication, collaboration, critical thinking dan creativity). Pendekatan psikologis yang diberikan kepada peserta didik meliputi penggalian pada aspek bakat dan minat, hambatan belajar, karakteristik dan latar belakang peserta didik yang didasari berbagai macam tes diagnostik psikologi. Sementara itu, pendekatan akademis terdiri dari analisis modalitas belajar peserta didik yang meliputi tingkat kemampuan belajar, gaya belajar (learning style), dan gaya komunikasi belajar yang digunakan oleh peserta didik.

  Metode yang diterapkan di HSPG yaitu learning how to learn (belajar bagaimana caranya belajar). Metode ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman peserta didik mengenai literasi dan numerasi yang berfokus pada pemahaman konsep suatu bacaan, penggunaan rumus, cara belajar yang benar dan kemampuan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi evaluasi akhir di setiap kompetensinya. Selain itu, fun learning, contextual learning, scientific method, serta creative innovative and entrepreneurship merupakan metode pembelajaran lainnya yang digunakan di dalam proses pembelajaran untuk mengoptimalkan output dan outcome yang diharapkan yaitu, memiliki sikap yang terpuji (excellent attitudes), memiliki kecakapan hidup yang aplikatif (proper life skills) dan ilmu pengetahuan yang baik (good knowledge).

penerimaan peserta didik baru